Sahabat,
Apakah kebahagiaan ini sebuah awalan untuk membuka lembaran kehidupan baru?
Atau mungkin ini saat - saat terakhir sebelum akhirnya kita terpisah?
Tidak tahu apa yang menjadi penyebab aku bisa senyaman ini bersamamu.
Dimulai 6 tahun yang lalu. Iyap! 6 tahun yang lalu.
Entah kenapa aku lebih merasa nyaman kau sebagai seorang sahabat -dibandingkan sebagai seorang pacar-. Jujur, aku hanya berusaha agar tidak larut dalam perasaan yang salah.
Ada 2 kemungkinan yang mungkin terjadi dimasa yang akan datang,
Pertama, kita bisa seperti ini sampai nanti. Sampai kita memiliki -sebuah ikatan pernikahan-. Ini mimpi terindah jika memang benar - benar terjadi.
Kedua, kita terpisah dengan jalan hidup masing - masing. Kau dengan hidup kau, Aku dengan hidup aku. Dan mungkin kita tidak akan pernah bertemu -saling sapa- lagi atau setidaknya kontak via chatting.
Aku tidak cemburu apabila kau memiliki orang yang bisa lebih membahagiakan dirimu. Tapi jika aku memikirkannya, entah mengapa itu malah membuat aku sakit. Menyesakkan hati. Apa yang aku rasakan terhadapnya? Aku sendiri pun tak tahu, aku tak bisa menjawabnya.
Tuhan tahu yang terbaik.
Jika ini merupakan awalan baru, aku akan berusaha mengubah diriku menjadi yang lebih baik.
Jika ini merupakan saat - saat terakhir sebelum berpisah, aku akan berusaha menggunakan waktu saat - saat bersamamu dengan sebaik - baiknya.
-Dengan perasaan campur aduk 2018
Comments
Post a Comment